Jumat, 29 Juni 2012

Saladin The Wise


Teringat beberapa waktu lalu di salah satu stasiun TV menayangkan riwayat singkat tentang jenderal-jenderal perang paling hebat sepanjang sejarah. Wah, saya palingkan semua perhatian menuju TV dalam fikiran, ‘wah pasti jika bukan Muhammad Al-Fatih (Sultan Mehmed II) maka setidaknya Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi harus masuk dalam salah satunya. ‘

Tapi alangkah kecewa dan heran saya, kerana hingga akhir sesi tiada satupun nama Muslimin tercantum di sana. Saya bukalah FB ternyata ada beberapa ‘kawan Dakwah’ yang menuliskan kekecewaan yang sama pada status FB-nya. Heran betul saya, entah apa mungkin penilaian semacam itu sudah objektif atau ada ‘agenda-agenda tertentu’ terkait penenggelaman sejarah emas Umat Islam (Wallahu A’alam).

Ini pun berdampak negative terhadap figuritas yang dimiliki pemuda Muslim, sebagian condong memfigurkan Ladi Gaga dengan segala kontroversinya maupun Justin Bieber yang didaulat sebagai calon Michael Jackson II. Ketika kedua tokoh itu dikritik habis-habisan dah yang membela, untuk membeli tiketnya mereka rela keluar uang besar, antre dari pagi dsb. Jelas-jelas para pemuda sudah salah memilih orang sebagai ‘uswatun hasanah’nya . Apakah mereka sedia melakukan itu untuk kemajuan (jangan agama dulu nanti terlalu muluk) bangsa, sector pendidikan dengan menabung membeli buku maupun semacamnya…

Rabu, 27 Juni 2012

Malaysia Ambillah Budaya Kami (?)


Negara Serumpun itu julukan yang lekat bagi Indonesia dan Malaysia karena memiliki latar belakang secara Historis mahupun Geografis hampir sama. Beberapa permasalahan berhasil membuat ketegangan antara dua belah pihak, salah satunya mengenai Klaim atas budaya Indonesia oleh Malaysia. Beberapa orang Indonesia terutama di dunia maya membuat semacam Grup yang isinya cacian atas Malaysia. Lalu pantaskah hal ini terjadi???

Berikut permasalahannya secara singkat yang saya ambil dari situs  forum.kompas.com (25/06/12)

“ Rencana pemerintah Malaysia untuk mengklaim Tari Tor-Tor yang berasal dari Sumatera Utara sebagai wariswan budaya milik Negeri Jiran menyita perhatian banyak pihak. Belum jelas alas an dari pihak Malaysia mengapa menyebut Tari Tor Tor sebagai bagian dari budaya mereka, namun yang pasti, kasus klaim atas kebudayaan Indonesia ini bukan yang pertama kali terjadi. Jadi berita melaporkan, ada beberapa warisan kebudayaan kita yang diakui oleh Malaysia sebagai miliknya, berikut lima diantaranya:

Menkes, Kondom, dan Seks Bebas

”Menkes Ingin Kampanyekan Kondom untuk Kelompok Seks Berisiko” (www.okezone.com 14/06/2012). Untuk berita yang sama, www.gatra.com 15/06/2012 menurunkan judul: ”Menkes Nafsiah: Galakkan Kondom”. Atas rencana itu banyak pihak yang keras menolaknya. Mengapa?

Horor Kondom
Pada 14/06/2012, Nafsiah Mboi dilantik sebagai Menteri Kesehatan. Tak lama setelah itu, masih di hari yang sama, wanita berusia 72 tahun itu menyatakan bahwa kampanye kondom untuk kelompok seks berisiko akan digalakkan dan itu selaras dengan MDGs poin 6, yaitu memerangi HIV/AIDS.

Sabtu, 23 Juni 2012

The Lord Of The Ring dan Optimisme Akan Takdir


 Prakata,,,,

“Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang…”  Al Anfal : 65

Saat Peregin Took bertanya, “Is this the End?”
Gandalf The White menjawab, “End? No the journey doesn’t end here. Death is just another path, one that we all must take. The gray rain curtain of this world rolls back and all turn to silver glass. And then you see it … White shores and the beyond. A far green country under a swift sunrise.”

(Tidak berhenti perjalanan seorang muslim kecuali kakinya sudah menapaki Surga)
,,,,,,,,,,,,,



Kawan, antum sekalian pernah lihat film ‘The Lord Of The Ring’? Kalau belum saya rekomendasikan untuk lihat dulu deh (kalau nemu filmnya bagi dong hehe).
Film ini dibabag ke dalam 3 bagian ; The Fellowship Of The Ring ; The Two Towers ; The Return Of The King; dibuat berdasarkan Novelnya yang berjudul sama karangan J.R.R Tolkien yang menurut beberapa sumber ialah seorang Yahudi atau Nashrani. Penulisan ini diduga amat terpengaruh akibat pengalaman-pengalamannya ketika menjadi saksi akan perang dunia I dan II.


Jumat, 01 Juni 2012

Dakwah Islam, Dimulai dari Mana?

Pertanyaan


Ustadz,
Saya punya pendapat. Bagaimana jika Dakwah Islam (baik internal maupun eksternal) dimulai dari yang sangat sederhana dulu, yaitu: tanamkan nilai-nilai kejujuran terlebih dahulu. Jika Umat Islam dikenal jujur, mereka akan dipercaya, jika sudah dipercaya, semua akan lebih mudah. Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah sendiri, sehingga dikenal sebagai Al-Amin. Hal ini harus dimulai dari kita sendiri dan jugadari tokoh-tokoh Islam, semua harus jujur dahulu.

Yang kedua, tolong beri kami pencerahan tentang apa arti dari 'Islam sebgai Rachmatan lil-alamin." Apakah ini berarti (salah satunya), "jangan mengaku sebagai orang Islam jika kamu tidak dapat memberi manfaat bagi lingkunganmu"

Yang ketiga, bagaimana cara menghormati Rasul-Rasul Allah", selain nabi Muhammad itu sendiri, misal Ibrahim, Musa, dan Isa.

Cerpen : Ketika Cinta Menyapa



Sore hari datang dengan begitu cepatnya, disambut kumandang adzan Ashar yang ditemani hangatnya terpaan cahaya mentari yang pergi ke barat.Azzam seorang pemuda berusia 17 tahun seperti biasa menunaikan sholat Ashar berjamaah. Selesai sholat tak lupa ia memuji Tuhannya berdo’a untuk kedua orang tuanya, dirinya sendiri dan tentu saja saudara-saudara muslimnya di Suriah, Afghan, Palestine, Irak, Chechnya yang sedang mengalami konflik berkelanjutan. 




Baginya Muslim itu bagai satu tubuh apabila salah satunya sakit maka yang lain akan menanggapi baik dengan tangan, lisan ataupun hatinya. Ia merasa tidak pantas berbicara tentang Ukhuwah apabila penderitaan yang amat sangat dirasakan saudara-saudaranya sama sekali tidak terasa pada hatinya.

Jumat, 29 Juni 2012

Saladin The Wise


Teringat beberapa waktu lalu di salah satu stasiun TV menayangkan riwayat singkat tentang jenderal-jenderal perang paling hebat sepanjang sejarah. Wah, saya palingkan semua perhatian menuju TV dalam fikiran, ‘wah pasti jika bukan Muhammad Al-Fatih (Sultan Mehmed II) maka setidaknya Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi harus masuk dalam salah satunya. ‘

Tapi alangkah kecewa dan heran saya, kerana hingga akhir sesi tiada satupun nama Muslimin tercantum di sana. Saya bukalah FB ternyata ada beberapa ‘kawan Dakwah’ yang menuliskan kekecewaan yang sama pada status FB-nya. Heran betul saya, entah apa mungkin penilaian semacam itu sudah objektif atau ada ‘agenda-agenda tertentu’ terkait penenggelaman sejarah emas Umat Islam (Wallahu A’alam).

Ini pun berdampak negative terhadap figuritas yang dimiliki pemuda Muslim, sebagian condong memfigurkan Ladi Gaga dengan segala kontroversinya maupun Justin Bieber yang didaulat sebagai calon Michael Jackson II. Ketika kedua tokoh itu dikritik habis-habisan dah yang membela, untuk membeli tiketnya mereka rela keluar uang besar, antre dari pagi dsb. Jelas-jelas para pemuda sudah salah memilih orang sebagai ‘uswatun hasanah’nya . Apakah mereka sedia melakukan itu untuk kemajuan (jangan agama dulu nanti terlalu muluk) bangsa, sector pendidikan dengan menabung membeli buku maupun semacamnya…

Rabu, 27 Juni 2012

Malaysia Ambillah Budaya Kami (?)


Negara Serumpun itu julukan yang lekat bagi Indonesia dan Malaysia karena memiliki latar belakang secara Historis mahupun Geografis hampir sama. Beberapa permasalahan berhasil membuat ketegangan antara dua belah pihak, salah satunya mengenai Klaim atas budaya Indonesia oleh Malaysia. Beberapa orang Indonesia terutama di dunia maya membuat semacam Grup yang isinya cacian atas Malaysia. Lalu pantaskah hal ini terjadi???

Berikut permasalahannya secara singkat yang saya ambil dari situs  forum.kompas.com (25/06/12)

“ Rencana pemerintah Malaysia untuk mengklaim Tari Tor-Tor yang berasal dari Sumatera Utara sebagai wariswan budaya milik Negeri Jiran menyita perhatian banyak pihak. Belum jelas alas an dari pihak Malaysia mengapa menyebut Tari Tor Tor sebagai bagian dari budaya mereka, namun yang pasti, kasus klaim atas kebudayaan Indonesia ini bukan yang pertama kali terjadi. Jadi berita melaporkan, ada beberapa warisan kebudayaan kita yang diakui oleh Malaysia sebagai miliknya, berikut lima diantaranya:

Menkes, Kondom, dan Seks Bebas

”Menkes Ingin Kampanyekan Kondom untuk Kelompok Seks Berisiko” (www.okezone.com 14/06/2012). Untuk berita yang sama, www.gatra.com 15/06/2012 menurunkan judul: ”Menkes Nafsiah: Galakkan Kondom”. Atas rencana itu banyak pihak yang keras menolaknya. Mengapa?

Horor Kondom
Pada 14/06/2012, Nafsiah Mboi dilantik sebagai Menteri Kesehatan. Tak lama setelah itu, masih di hari yang sama, wanita berusia 72 tahun itu menyatakan bahwa kampanye kondom untuk kelompok seks berisiko akan digalakkan dan itu selaras dengan MDGs poin 6, yaitu memerangi HIV/AIDS.

Sabtu, 23 Juni 2012

The Lord Of The Ring dan Optimisme Akan Takdir


 Prakata,,,,

“Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang…”  Al Anfal : 65

Saat Peregin Took bertanya, “Is this the End?”
Gandalf The White menjawab, “End? No the journey doesn’t end here. Death is just another path, one that we all must take. The gray rain curtain of this world rolls back and all turn to silver glass. And then you see it … White shores and the beyond. A far green country under a swift sunrise.”

(Tidak berhenti perjalanan seorang muslim kecuali kakinya sudah menapaki Surga)
,,,,,,,,,,,,,



Kawan, antum sekalian pernah lihat film ‘The Lord Of The Ring’? Kalau belum saya rekomendasikan untuk lihat dulu deh (kalau nemu filmnya bagi dong hehe).
Film ini dibabag ke dalam 3 bagian ; The Fellowship Of The Ring ; The Two Towers ; The Return Of The King; dibuat berdasarkan Novelnya yang berjudul sama karangan J.R.R Tolkien yang menurut beberapa sumber ialah seorang Yahudi atau Nashrani. Penulisan ini diduga amat terpengaruh akibat pengalaman-pengalamannya ketika menjadi saksi akan perang dunia I dan II.


Jumat, 01 Juni 2012

Dakwah Islam, Dimulai dari Mana?

Pertanyaan


Ustadz,
Saya punya pendapat. Bagaimana jika Dakwah Islam (baik internal maupun eksternal) dimulai dari yang sangat sederhana dulu, yaitu: tanamkan nilai-nilai kejujuran terlebih dahulu. Jika Umat Islam dikenal jujur, mereka akan dipercaya, jika sudah dipercaya, semua akan lebih mudah. Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah sendiri, sehingga dikenal sebagai Al-Amin. Hal ini harus dimulai dari kita sendiri dan jugadari tokoh-tokoh Islam, semua harus jujur dahulu.

Yang kedua, tolong beri kami pencerahan tentang apa arti dari 'Islam sebgai Rachmatan lil-alamin." Apakah ini berarti (salah satunya), "jangan mengaku sebagai orang Islam jika kamu tidak dapat memberi manfaat bagi lingkunganmu"

Yang ketiga, bagaimana cara menghormati Rasul-Rasul Allah", selain nabi Muhammad itu sendiri, misal Ibrahim, Musa, dan Isa.

Cerpen : Ketika Cinta Menyapa



Sore hari datang dengan begitu cepatnya, disambut kumandang adzan Ashar yang ditemani hangatnya terpaan cahaya mentari yang pergi ke barat.Azzam seorang pemuda berusia 17 tahun seperti biasa menunaikan sholat Ashar berjamaah. Selesai sholat tak lupa ia memuji Tuhannya berdo’a untuk kedua orang tuanya, dirinya sendiri dan tentu saja saudara-saudara muslimnya di Suriah, Afghan, Palestine, Irak, Chechnya yang sedang mengalami konflik berkelanjutan. 




Baginya Muslim itu bagai satu tubuh apabila salah satunya sakit maka yang lain akan menanggapi baik dengan tangan, lisan ataupun hatinya. Ia merasa tidak pantas berbicara tentang Ukhuwah apabila penderitaan yang amat sangat dirasakan saudara-saudaranya sama sekali tidak terasa pada hatinya.