Kamis, 11 April 2013

Belajar Dari Fisika



“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim.” (HR Ibnu Majah)

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan hadits diatas, apaligi jika kita sering mengikuti Majlis Ilmu yang berupa kajian, diskusi, seminar , dsb. Dan ilmu itu sendiri adalah sangat beragam mulai dari ilmu agama, ilmu social, ilmu eksakta (matematika, kimia, fisika), ilmu kedokteran, ilmu teknologi komunikasi, dll.

Setelah menguntamakan ilmu agama tentu sangat tidak ada salahnya apabila kita ikut mempelajari ilmu-ilmu yang lain.
Fisika misalnya, mungkin bagi sebagian besar pelajar (termasuk penulis) di Indonesia fisika termasuk pelajaran yang menjadi bayangan kelam untuk memperoleh nilai-nilai yang memuaskan. Lantaran begitu banyaknya rumus-rumus yang berlaku. Untuk menghitung ketetimbangan torsi  pada tangga yang bersandar saja berlaku , gaya normal, gaya gesek, koefisien kinetic.

Kamis, 11 April 2013

Belajar Dari Fisika



“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim.” (HR Ibnu Majah)

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan hadits diatas, apaligi jika kita sering mengikuti Majlis Ilmu yang berupa kajian, diskusi, seminar , dsb. Dan ilmu itu sendiri adalah sangat beragam mulai dari ilmu agama, ilmu social, ilmu eksakta (matematika, kimia, fisika), ilmu kedokteran, ilmu teknologi komunikasi, dll.

Setelah menguntamakan ilmu agama tentu sangat tidak ada salahnya apabila kita ikut mempelajari ilmu-ilmu yang lain.
Fisika misalnya, mungkin bagi sebagian besar pelajar (termasuk penulis) di Indonesia fisika termasuk pelajaran yang menjadi bayangan kelam untuk memperoleh nilai-nilai yang memuaskan. Lantaran begitu banyaknya rumus-rumus yang berlaku. Untuk menghitung ketetimbangan torsi  pada tangga yang bersandar saja berlaku , gaya normal, gaya gesek, koefisien kinetic.